Rabu, 14 November 2012

The Greatest Love




Title : The Greatest Love

Author : Chia @chiagenie

Main Cast : Yoochun & Yoona

Genre : Romance

Length : Oneshoot


Annyeong!author harap kalian suka yah sama fanfiction bikinan author kali ini-_- banyak sekali typo
maaf ya readers.daripada author kebanyakan curhat mending kalian langsung baca aja,eits tapi inget jangan lupa ninggalin komentar dan saran..emang sih menurut kalian komentar gak begitu penting tapi buat author itu penting,so jangan jadi silent readers ya walaupun karya author jelek :|

***


" Yoona....." teriak Yuri dari arah berlawanan.

Yoona langsung mencari dimana suara yang berteriak memanggil namanya itu.

" Aku disini " sambungnya lagi sambil melambaikan tangan ke arah Yoona.

" Oh,Ne..." Yoona langsung membalas lambaian tangan dan segera menghampiri Yuri.


" Annyeong..apa kabarmu Yoona? sudah lama aku tidak melihatmu..darimana saja kau? atau
jangan jangan kau juga sudah lupa siapa aku ya ? 

" Hmm..ani,ani..aku masih mengingatmu. kau Kwon Yuri kan? sebangku denganku waktu SMA dulu..
aku baik-baik saja,aku tidak kemana-kemana.aku tetap berada di Seoul. kau sendiri bagaimana kabarnya?"

" Bagus lah kalau kau masih mengingatku. aku kira kau telah melupakanku. aku juga baik-baik saja,
sekarang kau bekerja dimana ? "

" Hmm..aku bekerja sebagai koki di restoran Unamjeong.."

" Jinca? aku senang mendengarnya,akhirnya cita-cita mu menjadi koki di restoran tercapai juga.." ucap Yuri sambil bertepuk tangan.

" Haha..bisa saja kau..pokoknya kau harus mencoba masakan buatanku " balas Yoona sambil tertawa kecil.

" Ne..pasti,pasti aku akan mencobanya..Oh ya,kau mau kemana ? "

" Aku mau pulang.."

" Oh.Ne,Yoona.."

" Waeyo Yuri? " jawab Yoona sambil melihat kearah Yuri.

" Apakah kau masih menyukai Park Yoochun? "

" Hah?!" Yoona yang mendengar pertanyaan yang di lontarkan oleh Yuri pun langsung salah tingkah.

" Waeyo?kau kenapa menjadi salah tingkah seperti ini? " ucap Yuri yang bingung melihat tingkah Yoona.

" Anii..bagaimana bisa kau masih mengingat bahwa aku menyukai Park Yoochun? "

" Hmm..kan kau dulu sangat senang menonton konser DBSK saat Yoochun masih bergabung di SMEnt? bagaimana bisa kau pura pura tidak tahu seperti ini? "

" Anio..semenjak aku melihat skandal Yoochun dekat dengan Cho Hana , aku jadi.."

" Jadi bagaimana ? "

" Lupakan saja..berapa nomer ponselmu? aku harus buru-buru pulang."

" Kau mengapa menjadi tergesah-gesah seperti ini? kau kenapa Yoona ? "

" Ani.Gwenchana~ ini nomerku kau sms saja aku di nomer ini ya,aku duluan annyeong! "

Yoona pun langsung memanggil taxi dan meninggalkan Yuri di halte bus.

" Kenapa aku menjadi begini setelah mendengar nama Yoochun di sebut? " Ujar Yoona dalam hati.

" Mau kemana Noona ? " Tanya sopir taxi itu.

" Turunkan aku di depan sana "

" Mwo...!!! 1 Km saja tidak sampai,mengapa mahal seperti ini bayarannya ? " teriak Yoona yang kaget melihat harga bayaran taxi itu.

" Kalau Noona ingin murah,Noona naik bus saja,namanya juga taxi hitungannya bukan per Km tapi per Meter.."

" Ne,Arraso.tapi aku tidak membawa uang.."

" Tidak bisa Noona,kau harus tetap bayar.."

*Yoona pun langsung turun dari taxi tersebut.*

" Aku hanya ada segini,kau mau tidak? kalau tidak mau juga tidak apa-apa." ujar Yoona sembari menyodorkan beberapa uangnya.

" Tidaak Bis.."

" Ada apa ini? " tanya Yoochun yang tiba-tiba saja datang menghampiri Yoona dan memotong pembicaraan sopir taxi itu.

" Begini..Noona ini tidak bisa membayar taxi.."

" Bukan! bukannya aku tidak bisa bayar tapi aku sedang tidak membawa uang "

" Berapa sih bayarannya ? "

" 10 Won "

" Ini..sudah jangan berdebat lagi.."

" Hmm..gomawo sudah membayarkan uang taxinya..kau seharusnya tidak harus begitu " ucap Yoona sambil menghela nafas panjang.

" Sudah,tidak apa-apa..lagian kalau kau tidak ada uang untuk apa kau naik taxi..? " balas Yoochun.

" Mianhae,aku tadi buru-buru.bus tidak ada yang lewat,yang ada hanya taxi..pada saat itu aku baru saja ingat kalau taxi yang aku tumpangi harganya tidak minim dengan uangnya ku bawa "

" Oh..kalau begitu biar aku yang mengantarkan kerumah mu. Bagaimana? daripada kau harus menunggu bus disini? "

" Tidak usah..biar aku tunggu disini saja,kalau tidak ada bus yang lewat biar aku jalan kaki saja.."

" Kau ini keras kepala sekali.. Biar aku antarkan kau pulang "

Yoona hanya terdiam.

" Kajja!!!" Yoochun menarik tangan Yoona.

" Sekali lagi,gomawo.jeongmal mianhae aku sudah merepotkan mu untuk yang kedua kalinya.." ucap Yoona

" Ne..sudah,kau tidak usah berlebihan.kau tidak merepotkan aku,aku hanya mencoba membantumu saja.." 

" Hmm..Ne,apakah aku boleh bertanya sesuatu kepadamu? " 

" Ne ? kau ingin bertanya apa ? " 

" Aku dengar-dengar apakah kau memiliki hubungan khusus dengan Cho Hana ? " 

" Cho Hana ? Tidak,dia hanya partner foto ku saja..mengapa kau bertanya seperti itu? " 

" Tidak..aku membaca artikel di website,disitu tertulis kau mempunyai hubungan dengannya.." 

" Jangan mudah percaya dengan sebuah artikel.." 

" Jinca?" Yoona yang mendengar pengakuan Yoochun tersenyum lega. 

" Ne.Waeyo? apakah kau mengagumiku? " 

" Andweee..An An Anii.." Yoona yang gugup membuat Yoochun tertawa. 

" Kau ini lucu sekali ya.." ucap Yoochun sambil tersenyum kearah Yoona. 

" Hmm..gomawo untuk tumpangannya.." ujar Yoona membalas senyum Yoochun. 

" Ne..Yoona,kau bekerja di Restoran Unamjeong kan? "

" Ne..kau tahu darimana kalau aku bekerja disana?"

" Hmm..aku membaca artikel tentangmu di website.Malam ini kau ke restoran pukul berapa? "

" pukul 19.00 . kenapa ? "

" Bagaimana kalau aku mengantarkanmu ke sana? sekalian aku juga ingin mencoba masakan buatanmu.."

" Tidak usah.. aku bisa pergi sendiri. aku tidak ingin merepotkanmu lagi"

" Sudah ku bilang,kau sama sekali tidak merepotkan ku. nanti pukul 7 kurang,aku menjemputmu. aku pulang dulu ya.."

" Hmm..baiklah,jika kau memaksa..hati-hati di jalan.."

***

" Annyeong.." ucap Yoona yang menghampiri ayah dan ibu nya di meja makan..

" Apa kau baru pulang Yoona ? "

" Iya bu,aku baru saja sampai di rumah.tadi aku bertemu Yuri di jalan,itu sebabnya aku terlambat pulang "

" Yasudah..kau duduk dulu,ibu sudah menyiapkan makanan untukmu.ibu kira kau lembur bekerja hari ini .. "

" Tidaak kok bu,tapi seperti biasanya pukul 7 aku harus kembali ke restoran.."

" Bu,aku mandi dulu saja ya,setelah itu baru aku makan.." sambungnya lagi.

*Setelah selesai mandi dan makan malam,ternyata Yoochun sudah menunggu di halaman rumah Yoona.. *

" Apa kau baru saja datang ? " tanya Yoona.

" Tidak.aku baru saja sampai,ayo kita pergi.." jawab Yoochun sambil menggandeng tangan Yoona.

*Di dalam mobil suasana terasa hening.* Yoochun pun memulai pembicaraannya..

"besok kamu sibuk ? "

Dengan sergap Yoona menjawab " Tidaaak..kenapa ? "

" Aku ingin mengajak kau nonton.kau mau?"

" Hmm..bisa saja sih,tapi apa artis seperti mu tidak takut ketahuan publik jalan dengan ku ? "

" Untuk apa aku takut ? memangnya kau maling ? "

" Hmm..iyaa,aku maling.."

" Maling? "

" Iya,maling hatimu..Hahahaha "

*Sepanjang jalan Yoona tidak bisa berhenti tertawa karena ucapan yang di lontarkannya tadi.*

" Kau kenapa tertawa terus ? "

" Ani.Ani..lucu saja.." Yoona pun tetap melanjutkan tertawanya.

" Apa nya yang lucu sih? Kau ini berlebihan.."

" Miaan.."


Sampai di parkiran restoran Yoochun dan Yoona pun langsung masuk kedalam restoran..

" Kau tunggu disini.pelayan akan segera mengantarkan menu..aku masuk dulu ya"

" Iyaa..."

Tidak lama kemudian,datang seorang pelayan mengantarkan menu yang tersedia di restoran itu.

" Annyeong..mau pesan apa ? " tanya pelayan itu.

" Aku ingin pesan,menu yang baru di restoran ini..tapi yang memasak Chef Yoona."

" Adaa..sebentar biar aku tunjukan,ini dia menu baru yang di masak oleh Chef Yoona.."

" Hmm..aku pesan ini saja ya "

" Baiklah..oh ya , sebenarnya semua hidangan yang ada disini semua yang memasak Chef Yoona.. "

" Jinca? " Yoochun terkejut mendengar ucapan pelayan itu.

" Ne..aku permisi dulu,15 menit lagi pesananmu akan datang.."

15 menit telah berlalu,pesanan yang di pesan oleh Yoochun telah datang dan dinikmati oleh Yoochun sendiri.. Yoochun sungguh kagum dengan masakan Yoona,biasanya orang korea tidak terlalu baik memasak Sushi tapi Yoona membuat Sushi dengan baik. ujar Yoochun dalam hati sambil menikmati makanan nya itu..

Tidak lama kemudian Yoona menghampiri Yoochun..

" Bagaimana? enak tidak? " tanya Yoona sambil menarik kursi.

" Hmm..bagaimana ya..? masakanmu ini tidak bisa di ucapkan dengan kata-kata .. "

" Mengapa begitu? "

" Karena..masakan mu sungguh enak!" jawab Yoochun sambil tersenyum kearah Yoona..

" Hahaha..gomawo..lain kali aku akan memasakan mu makanan yang lain "

" Jinca ? "

" Ne,kapan aku pernah berbohong? "

" Hmm....aku tidak tahu "

" Bagaimana kau bisa tidak tahu sih? Baiklah,aku masuk kedalam dulu banyak hidangan yang harus aku buat.."

" Yoona.."

" Ne? "

" Aku tunggu kau di mobil ya.."

" Baiklah.." jawab Yoona sambil mengedipkan matanya..

Yoochun hanya tersenyum melihat Yoona..

***


Saat menunggu Yoona selesai bekerja,Yoochun mengeluarkan Ponsel nya dan melihat-lihat isi galeri fotonya.
di galeri foto ponselnya,ada terdapat beberapa foto Yoona.. *author sendiri gak tau Yoochun dapet foto Yoona darimana.#abaikan*

" Kau sungguh manis sekali.." ucap Yoochun sambil melihat foto Yoona yang ada di ponselnya itu..

Tidak lama kemudian,Yoona pun mengentuk kaca mobilnya sambil tersenyum..

" Kau sudah selesai bekerja? " tanya Yoochun sambil membuka kan pintu mobil dan segera memasukan ponselnya ke saku celananya karena panik tiba-tiba Yoona ada di balik kaca mobilnya..

" Sudah,kalau aku belum selesai bekerja ngapain aku disini? Kau mengapa tiba-tiba panik seperti itu melihat aku datang? "

" Ani..Ani..aku tidak apa-apa aku hanya kaget saja,aku kira siapa..ternyata kau.." jawab Yoochun sambil menggaruk kepalanya yang sama sekali tidak gatal..

" Oh.aku kira kau kenapa .. " Jawab Yoona sambil menganguk-angukan kepalanya.

" Aku langsung mengantarkan mu pulang ya..."

" Ne.." jawab Yoona dengan singkat.

Beberapa saat kemudian,sampailah sudah mereka di depan rumah Yoona.. Yoona langsung turun dari mobil Yoochun itu dan mengucapkan terimakasih kepada Yoochun karena telah mengantar jemput dirinya..

 " Besok siang aku jemput kau , besok kita jadi jalan kan? " teriak Yoochun dari dalam mobil *tapi kaca mobilnya terbuka loh ya*

" Nee..aku tunggu kau besok ya.jangan terlambat " jawab Yoona sambil menjulurkan lidahnya..

Yoona masuk kedalam rumah tapi ada yang berbeda dengan dirinya , tidak seperti biasanya. ujar ibunya  yang melihat Yoona senyum-senyum sendiri..

" Kau kenapa..? " tanya Ibu

" Tidaaak ada apa-apa bu,aku hanya senang saja.."

" Senang kenapa ? tumben sekali kau pulang bekerja seperti ini.."

" Rahasiaa..bu,aku ke kamar dulu ya.capek,mau istirahat." jawab Yoona sambil berjalan menuju kamarnya..

Hari ini hari yang sungguh menyenangkan..ujar Yoona,ini seperti mimpi saja..padahal aku belum terlalu akrab dengan Yoochun tapi besok dia mengajak ku nonton???!! dan dia sudah membantu ku membayarkan taxi~ lalu menunggu ku pulang bekerja dan mengantarkan aku pulang~
Sungguh,Yoochun oppa kau sungguh tampan..sudah 4 tahun aku mengidolakanmu,tapi hari ini aku bisa bertemu denganmu melihat wajahmu,walaupun ada skandal bahwa kau dekat dengan Cho Hana.
tapi setelah aku mendengar kau tidak ada hubungan apa-apa dengannya aku cukup bahagia mendengarnya..
andai saja kau tahu oppa,kalau aku sangat mencintaimu~
 
*Berbalik dengan Yoochun*

Yoona,aku sebenarnya memiliki rasa yang sama denganmu sejak 1 tahun yang lalu.saat aku sakit dan masuk rumah sakit,dari ribuan surat yang di kirim untuk ku,hanya 1 surat darimu saja yang sangat aku sukai..
semenjak dari itu,aku mencari-carimu..ternyata aku menemukan disini~ aku tidak akan membiarkan kau pergi.senyum mu membuatku mengerti bahwa hidup ini sungguh indah~


Keesokan harinya....


Yoona membuka jendela kamarnya dan mendorong tangannya keluar,pagi ini sangaaat cerah.teriak Yoona
Omoo..aku hampir lupa kalau hari ini aku ada janji dengan Yoochun..Yoona langsung berlari ke kamar mandi dan bersiap siap pergi dengan Yoochun.
Tidak lama Yoona siap-siap menunggu kedatangan Yoochun , terdengar suara ketukan pintu..

Took..took.took..

Yoona langsung turun dan membuka kan pintu..

" Annyeong..Ini ada kiriman bunga,apa ini benar alamat rumah Yoona? "

" Ne.saya sendiri. kiriman bunga dari siapa ? "

" Saya juga tidak tahu Noona,coba saja baca surat nya.saya permisi dulu ya "

" Ne.. "

Siapa yang mengirim bunga pagi-pagi seperti ini ya.. Yoona membaca surat yang terdapat di sela-sela karangan bunga itu.

" Aku tunggu kau di Hwaseong Park,aku harap kau tidak terlambat " 

Yoona yang membaca surat ini pun langsung bingung,di surat ini tidak ada nama pengirim dan aku juga ada janji dengan Yoochun? masa iya sih aku ke Hwaseong Park,kalau Yoochun menjemputku bagaimana.. 
Yoona pun terdiam di depan pintu rumahnya..coba saja aku hubungin ponsel Yoochun dulu siapa tahu dia yang mengiriminya..Andwee..ponsel Yoochun mati tiba-tiba seperti ini? =3=
Aaaah,molla molla molla~ lebih baik aku Hwaseong Park dulu daripada aku penasaran sendiri seperti ini lebih baik aku menemuinya. Yoona pun buru-buru menutup pintu rumahnya dan pergi ke Hwaseong Park.. 
Setelah sampai di Hwaseong Park,disana sama sekali tidak ada orang yang ia kenali..tapi
Bunga yang di pegangnya ini sama persis dengan bunga yang ada di lantai taman ini.. 
Yoona terus mengikuti arah bunga itu dan pada akhirnya ia sampai di ujung taman dekat danau ia melihat seorang pria yang berdiri menghadap danau.. 
Seperti nya itu aku mengenalinya,Ujar Yoona dalam hati..Itu kan Yoochun sambungnya lagi,Yoona langsung mendekati Yoochun.. 

" Yoochun?!" 

" Yoona.." 

" Mengapa kau menyuruh ku kesini ? bukan nya kita akan pergi nonton bersama ? "  Tanya Yoona sambil menatap Yoochun. 

" Iya,kita akan menonton tapi bukan sekarang..sekarang kau duduk di situ.." 

" Baiklah.." ada apa sih ujar Yoona dalam hati. 

Yoochun juga duduk di samping Yoona sambil menatap dalam mata Yoona.. Yoochun yang tidak mahir berbahasa inggris pun melontarkan kata-kata bahasa inggris yang membuat Yoona bingung,dan bertanya-tanya ada apa dengan Yoochun?!
Suasana tibatiba menjadi hening,Yoochun memulai pembicaraan lagi.. 

" Kau masih ingat kejadian 11.11.11 tahun lalu? saat aku kecelakaan dan harus di rawat 2 minggu di rumah sakit ? " 

" Masih.. kejadian itu tidak akan pernah hilang di ingatan aku,Yoochun." 

" Dari ribuan orang yang mengirimiku surat dan bunga.tapi hanya 1 surat dan bunga yang aku sukai " 

Yoona hanya terdiam mendengar cerita Yoochun sambil menatap wajah nya.. 

 " Saat aku membaca surat itu,tiba-tiba aku merasakan bahwa jika ku telah menyatu di diriku. Entah aku tidak tahu siapa orang itu yang mengirimi surat dan bunga itu.saat aku bertemu dengan mu kemarin,aku merasakan bahwa yang mengirimi ku surat itu adalah kamu.aku masih ingat jelas di surat itu tertulis pengirim insial Y " 

" Aku tidak mengerti apa maksutmu dengan semua ini.kejadian 11.11.11 itu aku memang mengirimimu surat dan di situ aku menginsialkan namaku Y..aku juga mengirimimu bunga, seperti apa yang kau berikan ke padaku sekarang.. aku sudah lama mengidolakanmu,semenjak kau masih bergabung menjadi anggota DBSK bersama yang lainnya.tapi,semenjak ada skandal bahwa kedekatan kau dengan Cho Hana membuat ku sedikit sakit,aku tidak tahu harus seberapa kuat seorang fans melihat idola nya menikah suatu saat nanti dan itu pasti akan terjadi..tapi pada saat kau bilang kepadaku bahwa kau tidak memiliki hubungan khusus dengannya,perasaan ku sangat lega.dan aku juga tidak menyangka akan bertemu dengan kau dan menatap mata mu seperti ini..jantungku berdetak lebih cepat dari biasanya..aku sangat mencintaimu,Yoochun"

Yoochun yang mendengar cerita Yoona langsung memeluk Yoona sangat erat sampai-sampai Yoona tidak dapat bernafas..

"Lepaskan aku.aku tidak bisa bernafas,Yoochun.aku bisa mati karenamu!!!" teriak Yoona sambil memukul Yoochun.

" Mianhae.."

" Kau ini sungguh terlalu kepadaku Yoochun!!"

" Kau adalah orang yang aku cari selama ini,Yoona..Maukah kau menikah denganku? " tanya Yoochun sambil memakai kan cincin kejari manis Yoona..

" Hmm..aku..aku.." jawab Yoona dengan gugup.

" Kau bilang tadi kau tidak ingin kan aku menikah dengan gadis lain? lalu aku menikah dengan siapa ? kalau tidak denganmu.."

Yoona langsung memeluk erat Yoochun sambil mengatakan " Ne,aku mau menikah denganmu karena aku tidak ingin kau menikah dengan orang lain selain denganku.."

" Mengapa kau tidak ingin melihat ku menikah dengan orang lain selain dengan mu? "

" Karena aku sangat mencintaimu , Park Yoochun! " teriak Yoona sambil tersenyum kearah Yoochun..

" Yaaa.aku juga sangat mencintaimu, Im Yoona!" balas Yoochun sambil merangkul Yoona mesra..


Selesai~






Tidak ada komentar:

Posting Komentar